MUARA TEWEH,kontenborneo.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi membuka rangkaian seleksi tes kesehatan dan parade bagi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Kegiatan pembukaan berlangsung di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Selasa (1/4/2026).
Kepala Bakesbangpol Barito Utara, Rayadi SM, membuka secara resmi kegiatan tersebut mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Utara, Drs. Muhlis. Dalam kesempatan itu, Rayadi membacakan sambutan tertulis Sekda yang menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar ajang memilih petugas pengibar bendera, melainkan upaya strategis membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa nasionalisme tinggi.
“Proses latihan yang kalian jalani mungkin terasa lebih serius, lebih disiplin, bahkan terkadang menegangkan. Namun, semua itu merupakan bagian dari pembentukan jati diri, karakter, dan kepribadian sebagai generasi muda bangsa,” ujar Rayadi saat membacakan sambutan Sekda.
Rayadi menjelaskan bahwa para peserta akan menjalani pola pembinaan yang menuntut kedisiplinan, ketelitian, dan tanggung jawab tinggi. Ia meyakini bahwa keterlibatan para pelatih yang kompeten akan menghasilkan calon Paskibraka yang berkualitas dan siap menjalankan tugas kenegaraan.
Kepada seluruh peserta, Rayadi berpesan agar tetap menjaga semangat sportivitas. Ia mengingatkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan kuota, pengalaman mengikuti seleksi adalah pelajaran berharga.
“Keikutsertaan kalian sudah menjadi pengalaman berharga. Jangan berkecil hati apabila belum berhasil, karena nilai kedisiplinan dan pembelajaran yang diperoleh selama proses ini jauh lebih penting,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rayadi menuturkan bahwa saat ini pembinaan Paskibraka di bawah naungan Kesbangpol lebih difokuskan pada penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. Peserta yang nantinya terpilih dan menyelesaikan pendidikan akan bergabung dalam organisasi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) untuk mendapatkan pembinaan berkelanjutan.
“Melalui Purna Paskibraka Indonesia, adik-adik akan belajar kepemimpinan, organisasi, serta berkontribusi dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Mengakhiri arahannya, Rayadi berpesan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian seleksi dengan sungguh-sungguh dan penuh kebanggaan. Seleksi ini merupakan tahapan krusial dalam menjaring calon pengibar bendera yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Barito Utara.(red/sal)

















