MARABAHAN, kontenborneo– Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala (Batola) menyoroti kondisi akses jalan dari Kecamatan Kuripan menuju Kota Marabahan yang saat ini mengalami kerusakan parah dan belum beraspal. Menanggapi aspirasi yang disampaikan masyarakat, Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliana Sari, menyatakan bahwa lembaganya siap mengawal dan memprioritaskan perbaikan infrastruktur tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Batola.(06/05)
“Terkait usulan-usulan masyarakat Kecamatan Kuripan, terutama masalah perbaikan infrastruktur, DPRD Batola siap mendukung dan akan menyampaikan permasalahan tersebut ke Bupati Batola. Diprioritaskan untuk infrastrukturnya lebih ditingkatkan, terutama jalan Kuripan menuju Marabahan,” tegas Ayu, kader Partai Golkar Batola tersebut.
Dalam rapat tersebut, warga Kecamatan Kuripan menyampaikan keluhan mendalam mengenai kesulitan mobilitas yang mereka alami sehari-hari. Fauzan Muslim, salah satu warga setempat, menegaskan bahwa kondisi jalan yang rusak menyulitkan aktivitas masyarakat.
“Saat ini kondisi jalan dari Kecamatan Kuripan menuju Kota Marabahan sangat sulit untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Fauzan Muslim selepas rapat. Ia menambahkan bahwa kerusakan jalan tersebut tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga kerap merusak kendaraan warga.
Camat Kuripan, Zulfikar, yang turut hadir dalam RDP, menjelaskan bahwa sejak akses darat ke wilayah tersebut diresmikan pada September 2022, jalan memang masih dalam tahap pengerasan. Menurutnya, kendala utama muncul saat musim hujan yang menyebabkan genangan air di sepanjang jalur tersebut.
“Setiap Musrenbang selaku Camat Kuripan selalu menyampaikan usulan-usulan strategis yang harus diperhatikan. Eksekusinya ada di tingkat kabupaten, mulai DPRD, bupati, dan instansi terkait lainnya,” ungkap Zulfikar.
Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR Batola, serta mendapatkan bantuan penanganan cepat dari PT TAL untuk menjaga fungsionalitas jalan.
Melalui RDP ini, masyarakat berharap agar Pemkab Batola segera mengambil langkah konkret. Ketua DPRD Batola memastikan bahwa isu ini telah menjadi catatan penting bagi legislatif untuk segera dibahas bersama pihak eksekutif demi kelancaran akses ekonomi masyarakat Kuripan.(red/kontenborneo.com)


















