MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat komitmen mendorong pelaku usaha mikro di bidang pangan dan perikanan agar mampu berkembang dan menembus pasar yang lebih luas. Pesan ini mengemuka dalam peringatan Hari Pangan Sedunia ke-45 dan Hari Ikan Nasional ke-12 yang dipusatkan di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Trinsing, Rabu (26/11).
Mewakili Bupati Barito Utara Shalahuddin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Siswandoyo menegaskan bahwa sektor perikanan memiliki peran strategis dalam menopang ekonomi masyarakat. Tidak hanya pembudidaya, rantai usaha perikanan juga melibatkan pengolah hasil, pedagang, hingga pelaku kuliner berbahan dasar ikan.
Menurutnya, pemerintah daerah terus mendorong pelaku UMKM agar lebih inovatif dan berani memanfaatkan peluang usaha baru. “Potensi perikanan dan pangan lokal sangat besar jika dikelola dengan kreativitas dan dukungan teknologi,” kata Siswandoyo.
Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, Pemkab Barito Utara menyalurkan beragam sarana produksi, di antaranya bibit tanaman pangan, benih ikan, kolam terpal, pakan, hingga alat tangkap dan sarana transportasi air. Penguatan layanan dinas juga dilakukan melalui penyerahan kendaraan operasional guna menunjang pendampingan di lapangan.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penebaran 75 ribu benih ikan berbagai jenis serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang melibatkan Bulog, BUMD, Perusda, dan pelaku UMKM. Masyarakat juga memanfaatkan layanan kesehatan, bantuan pangan, serta pembagian bibit sayuran secara cuma-cuma.
Pemkab berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya ketahanan pangan dan perikanan yang mandiri serta berkelanjutan di Barito Utara. (red)

















