PALANGKA RAYA,kontenborneo – Komisi III DPRD Kabupaten Barito Kuala melakukan langkah proaktif dengan menyambangi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya, Senin (19/1/2026). Kunjungan kerja ini menjadi agenda prioritas para wakil rakyat Barito Kuala untuk membedah rahasia sukses penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Wakil Ketua Komisi III DPRD Barito Kuala, H. Mislan, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan evaluasi legislatif. Pihaknya sengaja memilih Palangka Raya sebagai rujukan karena kota ini telah membuktikan keberhasilan dalam mempertahankan kualitas layanan publik berbasis digital.
Dalam pertemuan tersebut, Mislan secara spesifik menyoroti pencapaian indeks SPBE Palangka Raya yang telah menyentuh angka 3,94. Hal ini menjadi motivasi besar bagi DPRD Barito Kuala untuk mendorong pemerintah daerahnya mencapai target yang telah ditetapkan.
“Kami datang untuk melihat langsung implementasi teknis di lapangan. Target kami di Barito Kuala adalah mencapai angka 3,88. Kami membutuhkan referensi teknis yang kuat agar masyarakat kami segera merasakan manfaat nyata dari layanan digital yang lebih optimal,” ujar Mislan.
Ia menambahkan bahwa data dan strategi yang diperoleh dari kunjungan ini akan menjadi bahan masukan krusial bagi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam menyusun kebijakan transformasi digital ke depan.
Selain fokus pada aspek teknis, Mislan juga membawa misi besar untuk mempererat kerja sama antar-daerah di Kalimantan. Ia meyakini bahwa transparansi dan efektivitas tata kelola pemerintahan hanya bisa dicapai jika daerah-daerah saling bersinergi dalam teknologi informasi.

Menanggapi antusiasme tersebut, Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah, menyambut positif inisiatif DPRD Barito Kuala. Ia mengapresiasi semangat para wakil rakyat tersebut dalam mengawal integrasi data dan komitmen pimpinan di daerah.
“Kami sangat terbuka berbagi strategi. Kuncinya memang pada komitmen pimpinan dan integrasi, bukan sekadar memperbanyak aplikasi,” pungkas Saipullah.
(red/kontenborneo/MC Kota Plk)


















