PALANGKA RAYA kontenborneo.com – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Junaidi, memastikan proses transisi dan pengisian jabatan yang ia tinggalkan di fraksi dan komisi berjalan optimal. Partai Demokrat secara resmi menunjuk Hero Harapano Mandow sebagai Ketua Fraksi Demokrat yang baru, menggantikan posisi Junaidi yang kini menduduki kursi pimpinan dewan.
Junaidi menjelaskan bahwa pergantian struktural ini merupakan langkah penting dalam menjaga kinerja organisasi DPRD. “Partai sudah memutuskan posisi Ketua Fraksi Demokrat, dan kami mengusulkan Hero Harapano Mandow sebagai penggantinya,” jelas Junaidi, memastikan proses di internal partai telah selesai.
Sementara itu, untuk posisi di komisi yang juga ia tinggalkan, mekanismenya bergantung pada rapat internal komisi. Setelah rapat internal menetapkan nama, hasilnya akan dilaporkan kepada Ketua DPRD Kalteng untuk diputuskan. “Biasanya hasil rapat dilaporkan ke Ketua DPRD untuk diputuskan siapa yang akan menjabat, misalnya sekretaris komisi,” terangnya.
Junaidi menegaskan bahwa seluruh proses pergantian ini adalah mekanisme yang wajar dalam lembaga legislatif sekaligus menjadi bentuk konsolidasi organisasi yang sesuai aturan. “Semua ada aturannya, baik di internal partai maupun di DPRD. Itu harus kita hormati bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Junaidi memandang regenerasi kepemimpinan di fraksi dan komisi justru menjadi ajang untuk memperkuat soliditas lembaga dan membawa semangat baru. Setiap pergantian harus dipandang sebagai kesempatan emas untuk menghadirkan energi baru dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
Di tengah dinamika politik nasional, Junaidi menekankan pentingnya DPRD Kalteng menjaga soliditas internal. Kekompakan ini krusial agar dewan tetap bisa fokus pada kerja legislasi dan fungsi pengawasan yang menjadi tugas utamanya.
“Kebersamaan antar-anggota dewan sangat penting. Jangan sampai ada yang menghambat kerja kolektif DPRD,” pungkasnya, menggarisbawahi komitmen lembaga untuk bekerja optimal demi kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah.(red/kontenborneo.com)

















