Ketua DPRD Katingan Marwan Susanto Dukung Penuh Realisasi SMA Unggulan Garuda

0 comments

KASONGAN, kontenborneo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Marwan Susanto, menyampaikan harapan besar agar pembangunan Sekolah Menengah Atas Unggulan Garuda (SUG) benar-benar terwujud di Kabupaten Katingan. Marwan menyampaikan harapan tersebut saat ia mendampingi Bupati Katingan, Saiful, dalam acara penyambutan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamen Diktisaintek RI), Stella Cristie, pada Jumat, 12 September lalu.

Menurut Marwan, program SUG yang merupakan gagasan Presiden RI Prabowo Subianto dan dipaparkan oleh Wamen Diktisaintek akan memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas generasi muda Katingan.

“SUG ini bukan hanya memberikan kesempatan pendidikan lebih baik, tetapi juga mempersiapkan anak-anak Katingan menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.

Marwan menambahkan, hasil kunjungan Wamen yang meninjau langsung lahan calon lokasi pembangunan di Jalan Ahmad Yani – Kasongan menunjukkan adanya sinyal positif untuk segera dilaporkan kepada Presiden.

“Apalagi Katingan disebut masuk dalam lima besar daerah paling siap dari total 20 SUG yang direncanakan di Indonesia,” jelasnya, menyoroti kesiapan Katingan dalam persaingan nasional.

Marwan juga menekankan bahwa keberhasilan menghadirkan SUG di Katingan merupakan buah dari kerja keras Pemerintah Kabupaten bersama Bupati, Wakil Bupati, hingga seluruh jajaran perangkat daerah.

“Kami di DPRD akan terus memberikan dukungan penuh agar SUG benar-benar berdiri di Bumi Penyang Hinje Simpei,” tegasnya, memastikan dukungan legislatif berlanjut.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Katingan I (meliputi Kecamatan Katingan Hilir, Tewang Sangalang Garing, dan Pulau Malan), Marwan berharap seluruh pihak dapat bersatu mendorong percepatan pembangunan sekolah unggulan tersebut.

“Kalau ini terwujud, manfaatnya akan sangat besar bagi masa depan generasi Katingan,” pungkas Marwan.

Sekolah Unggulan Garuda (SUG) adalah inisiatif pendidikan terpadu yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI. Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda Indonesia yang unggul, berdaya saing global, dan siap menghadapi Indonesia Emas 2045.

Program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden yang menitikberatkan pada pemerataan pendidikan unggulan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah pelosok.

Sekolah Garuda didukung oleh tiga pilar utama:

  1. Penyeimbang Akses: Memberikan kesempatan yang merata bagi siswa berprestasi dari seluruh Indonesia, tanpa memandang latar belakang ekonomi, karena seluruh siswa akan menerima beasiswa penuh (termasuk biaya pendidikan, asrama, dan kebutuhan lainnya).
  2. Inkubator Pemimpin: Membentuk karakter kepemimpinan yang kuat pada siswa, mempersiapkan mereka sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.
  3. Peningkatan Prestasi dan Pengabdian: Meningkatkan prestasi akademik siswa, terutama di bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM), serta membangun jiwa pengabdian masyarakat.

Program Sekolah Garuda memiliki dua skema utama:

  • Sekolah Garuda Baru: Ditargetkan membangun 20 sekolah baru di seluruh Indonesia hingga tahun 2029 (Katingan, yang disebut masuk 5 besar paling siap, menjadi salah satu calon lokasi untuk skema ini).
  • Sekolah Garuda Transformasi: Ditargetkan membina 80 sekolah yang sudah ada untuk ditingkatkan kualitasnya hingga 2029 (misalnya: SMAN Unggulan M.H. Thamrin, SMA Taruna Nusantara, dan MAN Insan Cendekia OKI, termasuk dalam sekolah yang ditransformasi).
  • Fokus STEM: Kurikulum SUG akan sangat berfokus pada materi Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika.
  • Kurikulum Internasional: Sekolah ini direncanakan akan menerapkan kurikulum gabungan antara kurikulum nasional dan Kurikulum Internasional Baccalaureate (IB) untuk meningkatkan peluang siswa diterima di universitas top dunia.
  • Sistem Asrama: SUG akan menerapkan sistem asrama dan dilengkapi dengan fasilitas modern, seperti laboratorium STEM dan ruang kelas digital, untuk menciptakan lingkungan belajar yang terintegrasi dan kondusif.

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk mencetak talenta kelas dunia dan menjadi model inovatif dalam peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan di Indonesia. (red/ARS/kontenborneo.com)