Muara Teweh, kontenborneo – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Barito Utara sukses mengadakan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Gedung Balai Antang, Muara Teweh. Acara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, ditandai dengan Lomba Habsyi dan Fashion Show Muslim Casual.
Ketua IPEMI Barito Utara sekaligus Ketua Komisi I DPRD, Hj Nety Herawati, secara resmi membuka kegiatan ini sebagai bagian dari program kerja IPEMI tahun 2025. Sebanyak 124 peserta dari berbagai kategori ikut memeriahkan ajang kompetisi tersebut.
Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Hj Henny Rosgiati Rusli, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara bernuansa religius ini. Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk memupuk semangat keislaman dan kreativitas di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Gebyar Maulid ini, terlebih lagi dengan adanya lomba Habsyi dan fashion show muslim casual yang sangat positif. Ini adalah bentuk nyata dari pelestarian budaya Islami yang dikemas dengan menarik dan edukatif,” ujar Hj Henny Rosgiati Rusli, Jumat (3/10/2025).
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya melestarikan seni Islami, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk tampil percaya diri serta mengekspresikan nilai-nilai Islam.
“Lomba-lomba seperti ini sangat bermanfaat, karena selain melestarikan seni Islami, juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang cinta Rasulullah SAW,” tambahnya.
Henny berharap kegiatan keagamaan yang bernilai edukatif dan inspiratif ini terus berlanjut dengan dukungan luas dari pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
“InsyaAllah ke depan, DPRD akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Semoga ini menjadi awal dari lebih banyak lagi program yang membangun generasi Barito Utara yang religius, kreatif, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Acara Gebyar Maulid Nabi ini dijadwalkan berlangsung hingga malam hari, menampilkan berbagai seni Islami dari peserta individu dan grup yang datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Barito Utara. (red/kontenborneo)

















