MARABAHAN,Kontenborneo –Anggota Komisi II DPRD Barito Kuala (Batola), Hasimudin, menegaskan komitmen legislatif untuk mengawal kesetaraan bonus bagi atlet National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) agar sejajar dengan atlet KONI. Hal ini menjadi fokus utama dalam rapat trilateral yang digelar di Gedung DPRD Barito Kuala, Rabu (28/01/2026).
Rapat yang menghadirkan pihak NPCI Batola dan Disporbudpar Batola ini membahas perkembangan prestasi serta kesejahteraan atlet disabilitas di Bumi Ije Jela. Hasimudin mengungkapkan bahwa saat ini anggaran bonus yang terakomodir baru mencapai 50 persen dari usulan awal.
“Kami di DPRD Batola akan terus memperjuangkan agar sisa kekurangan tersebut dapat terakomodir di APBD Perubahan. Harus ada kesetaraan bonus dengan KONI karena mereka adalah putra bangsa yang prestasinya sejajar,” tegas politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.
Komitmen Hasimudin ini didasari oleh prestasi nyata atlet paralimpik Batola di kancah internasional. Salah satunya adalah Fauzi, yang sukses mengharumkan nama daerah dengan menyabet dua medali, Emas dan Perak, pada ajang Asian Para Games di Thailand tahun 2026.
Meskipun daerah sedang menghadapi tantangan anggaran akibat pengurangan dana transfer pusat sebesar Rp 260 miliar, Hasimudin memastikan pihak legislatif tidak akan tinggal diam.

“Berkaitan dengan hal ini, kami akan segera berkoordinasi dengan Bupati. Kami berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi atlet yang telah membawa harum nama Barito Kuala,” pungkas Hasimudin.
Senada dengan hal tersebut, Kadisporbudpar Batola, H. Sirpan, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian NPCI dan berharap dukungan dari kawan-kawan di Komisi II DPRD dapat menjadi solusi bagi pemenuhan hak para atlet. (red/kontenborneo)

















