MARABAHAN, kontenborneo.com – Unsur pimpinan dan Komisi II DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, melaksanakan studi komparatif ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Sosial Kabupaten Barito Timur (DPMDS Bartim), Kalimantan Tengah, Senin (04/05/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dewan dalam mendorong percepatan transformasi digital satu data, khususnya integrasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menuju Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Wakil Ketua II DPRD Batola, H. Bahrian Noor, menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai aspek penting terkait pengelolaan data sosial.
“Fokus pembahasan meliputi mekanisme pemutakhiran data, tantangan integrasi sistem, serta upaya meningkatkan akurasi dan validitas data penerima manfaat,” ujarnya.
Ia menegaskan, peran DPRD tidak hanya pada fungsi pengawasan, tetapi juga aktif mencari referensi dan praktik terbaik guna mendukung kebijakan daerah berbasis data yang akurat.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar daerah dalam pengelolaan data sosial, termasuk penerapan sistem digital yang telah berjalan di Barito Timur.
Melalui studi komparatif ini, DPRD Batola berharap dapat mendorong sinkronisasi data yang lebih optimal di daerahnya. Dengan demikian, program perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah dapat lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar berbasis data yang valid, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Bahrian Noor.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen DPRD Batola dalam memperkuat tata kelola data sosial sebagai fondasi utama pembangunan kesejahteraan masyarakat di daerah. (red/ist)

















