MUARA TEWEH-Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, menjadi penanda dimulainya perhelatan keagamaan terbesar di Bumi Tambun Bungai tahun 2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, disaksikan ribuan peserta dan masyarakat dari berbagai daerah.
Prosesi pembukaan berlangsung khidmat dan meriah, diawali pemukulan beduk oleh Gubernur sebagai simbol dimulainya MTQH. Pada kesempatan itu, Agustiar Sabran juga menyerahkan piala bergilir kepada Bupati Barito Utara, Shalahuddin, selaku tuan rumah penyelenggara. Parade kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah turut memeriahkan suasana, menampilkan kekhasan dan semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa MTQH memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi. Menurutnya, penguatan nilai-nilai Al-Qur’an menjadi pondasi penting agar kemajuan teknologi dapat diimbangi dengan akhlak dan moral yang kuat.
Ia menyampaikan bahwa generasi Qur’ani diharapkan tidak hanya unggul dalam pemahaman keagamaan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri. Nilai kejujuran, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial disebut sebagai karakter utama yang perlu terus ditanamkan.
Selain itu, Agustiar mengajak seluruh peserta MTQH untuk menjunjung tinggi sportivitas serta memperkuat ukhuwah islamiyah selama perlombaan berlangsung. Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan nilai-nilai Huma Betang sebagai simbol persatuan dan toleransi masyarakat Kalimantan Tengah.
MTQH XXXIII di Barito Utara mempertandingkan berbagai cabang lomba, meliputi tilawah, tahfiz, tafsir, fahm dan syarh Al-Qur’an, hingga cabang hadis bersanad. Ajang ini diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan berkelanjutan sekaligus melahirkan peserta terbaik yang dapat membawa nama Kalimantan Tengah ke tingkat nasional.
Pembukaan MTQH turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, para bupati dan wali kota se-Kalteng, jajaran Kementerian Agama, LPTQ, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. (red)

















