MUARA TEWEH- Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Barito Utara mengambil langkah proaktif dengan melakukan studi banding ke Kota Semarang, Minggu (23/11/2025). Kegiatan ini diarahkan untuk memperkaya pemahaman anggota FKDM mengenai pengelolaan kemajemukan serta upaya menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.

Sebanyak 12 peserta berangkat dari Muara Teweh dengan pendampingan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Utara. Selama kunjungan, rombongan dijadwalkan mengikuti forum diskusi bersama FKDM Kota Semarang dan Kesbangpol setempat, sekaligus meninjau langsung praktik-praktik sosial yang dinilai berhasil membangun toleransi.

Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara, Rayadi, menilai kaji banding tersebut sebagai bagian penting dari persiapan program kerja FKDM ke depan. Ia berharap pengalaman dari Semarang dapat memperkuat langkah antisipatif dalam mendeteksi dan mencegah potensi konflik sosial di daerah.

“Daerah lain memiliki pengalaman dan pendekatan yang bisa menjadi pembelajaran. Dari sini kita berharap muncul gagasan baru yang relevan diterapkan di Barito Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FKDM Barito Utara H. Rakhmadi menegaskan bahwa seluruh temuan dan hasil diskusi akan dirangkum secara sistematis. Dokumen tersebut nantinya diserahkan kepada Kesbangpol sebagai bahan rekomendasi kebijakan dan penguatan peran FKDM di tingkat daerah.

Melalui kegiatan ini, FKDM Barito Utara berharap mampu meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat. (red)