MUARA TEWEH ,kontenborneo.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Erestu Zairinah (Inah) binti Baduani Hamdi yang meninggal dunia pada usia 68 tahun. Sebagai bentuk penghormatan, Bupati bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara melayat ke rumah duka di Jalan Cempaka Putih, Muara Teweh, Selasa (2/6/2026).
Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara menjadi ungkapan empati kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah yang merupakan istri dari almarhum Drs. H. Muhammad Romansyah Bagan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Shalahuddin turut mendoakan agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi musibah.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah Erestu Zairinah binti Baduani Hamdi. Semoga segala amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT, diampuni segala khilaf dan kesalahannya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar H. Shalahuddin.
Bupati juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi kehilangan tersebut.
“Kehilangan orang yang dicintai tentu merupakan ujian yang berat. Namun kami berharap keluarga dapat diberikan kekuatan dan ketabahan serta senantiasa berserah diri kepada Allah SWT,” tambahnya.
Almarhumah merupakan istri dari almarhum Drs. H. Muhammad Romansyah Bagan, yang dikenal sebagai tokoh birokrasi di Kabupaten Barito Utara. Semasa pengabdiannya, almarhum pernah menjabat sebagai Camat Teweh Tengah, pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, serta dipercaya mengemban amanah sebagai Penjabat Bupati Murung Raya pada periode 2002–2003.
Suasana duka tampak menyelimuti rumah duka. Keluarga, kerabat, sahabat, masyarakat, hingga sejumlah tokoh daerah hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.
Sesuai rencana keluarga, jenazah almarhumah dimakamkan pada hari yang sama di Tempat Pemakaman Muslimin Kelurahan Lanjas. Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat, diiringi doa dari para pelayat yang hadir sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Kepergian Erestu Zairinah meninggalkan duka bagi keluarga dan kerabat. Doa serta dukungan yang mengalir dari berbagai pihak menjadi wujud kepedulian dan penghargaan atas perjalanan hidup almarhumah beserta pengabdian keluarga besarnya kepada masyarakat dan daerah. (red/saleh/kominfo)

















